HATI YANG MATI

    Saat hati terluka, inspirasi mulai pudar rasa di lidah mulai hilang pikiran terlalu berat pada satu titik, tanpa kita sadari hal indah akan datang.
  
 Begitulah hidup menuntut karena ego, menginginkan dengan nafsu, merasakan karena tak mau kehilangan.
  
   Berat rasanya ketika semua mulai hilang jarak yang tadinya terasa dekat kini menjauh, hubungan yang terikat kini sudah putus. Tapi satu yang tidak bisa kita lakukan adalah keiklasan! Bulshit ketika pepatah mengatakan "yang penting dia bahagia" tentunya hati kita lah yang akan merasakan terluka jauh lebih dalam!

  Terikat oleh janji yang tak mampu kita wujudkan perasaan berat yang aku jalani tidak tau arah angin dan tak tau air mengalir. Ketika kesadaran hanya fatamorgana yang tidak akan datang justru penyesalan semakin mendalam ketika mengingat semua yang pernah kita lalui. Berat rasanya ketika kita berjalan dengan arah berbeda dan lupa dengan komitmen yang kita rancang bersama semua hanya angan yang kini mulai perlahan hilang dan musnah.

    Janji-janji manis yang terucap kata-kata indah yang terungkap hanya sebatas bahasa yang tak berguna! Ungkapan tentang ke abadian hanya mimpi yang tak bisa kita wujudkan.

 Terimakasih untuk waktu yang telah mempertemukan, terimakasih Tuhan untuk rasa yang engkau berikan walau aku tak menyukai nya tapi ini lah hidup ketika keseimbangan adalah norma perjalanan hidup yang harus di ingat, ketika Keindahan ada pula Keburukan, ketika rasa yang menyenangkan berubah menjadi kesakitan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKNOLOGI INFORMASI OBAT 1000 X 1 HARI WAJIB KONSUMSI